Di RSUD Mimika, jenazah akan melalui proses identifikasi dan autopsi yang diperlukan. Setelah seluruh prosedur medis dan pemulasaraan jenazah selesai, rencananya jenazah akan segera dibawa ke Jakarta untuk diserahkan kepada keluarga.
Yusuf Sutejo memaparkan langkah-langkah yang akan diambil. "Kedua jenazah selanjutnya dilakukan proses identifikasi dan autopsi. Setelah itu dilakukan pemulasaran jenazah baru nanti diterbangkan ke Jakarta," tuturnya.
Menyadari sensitivitas situasi pasca-insiden, tim gabungan dikerahkan untuk memastikan keamanan selama proses evakuasi berlangsung. Pengamanan diperketat di perimeter bandara, termasuk dengan melakukan penyisiran di area sekitar.
"Pengamanan itu untuk memastikan keamanan perimeter dari sisa-sisa kelompok yang melakukan penyerangan yang menimpa kedua korban," ungkap Yusuf. Ia juga menyampaikan penghormatan atas dedikasi para korban. "Dedikasi kedua pilot ini dalam melayani rute pedalaman yang sulit adalah bentuk pengabdian nyata," lanjutnya.
Insiden ini kembali menyoroti tantangan operasional dan keamanan di wilayah pedalaman Papua. Evakuasi yang berjalan lancar hari ini merupakan hasil koordinasi aparat di lapangan, meskipun duka atas gugurnya kedua penerbang tersebut masih terasa.
Artikel Terkait
Korlantas: Korban Tewas Kecelakaan Mudik Lebaran Turun 30 Persen
Iran Ancam Balas Serangan ke Universitas Isfahan dengan Target Kampus AS di Teluk
KAI Tegaskan Larangan Beraktivitas di Jalur Rel Saat Arus Balik Masih Padat
Arus Balik Lebaran di Kepulauan Anambas Berjalan Lancar Berkat Pengamanan TNI-Polri