Soal rumah sakit tempat perawatan, Hadi memilih tak merinci. "Akan kami sampaikan nanti. Kondisi mereka masih kritis dan memerlukan penanganan yang serius," lanjutnya, menekankan situasi yang masih genting.
Korban jiwa berasal dari warga sekitar. Mereka adalah MAZ (33) dan FR (38), keduanya dari Mlonggo. Kemudian S (51), NU (58), dan SH (53), serta ESW (33) yang semuanya berdomisili di Pakis Aji. Sementara dua korban yang masih bertahan diidentifikasi sebagai SN (40) dan HDY (50).
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup banyak. Ada jeriken putih, sebuah galon, dan belasan botol air minum. Tak ketinggalan, alat saringan, pompa air, serta ember dan gelas turut disita. Yang menarik, ditemukan juga susu, madu rasa, dan minuman energi bahan-bahan yang diduga kuat dipakai untuk mengoplos minuman terlarang itu.
Suasana duka kini menyelimuti desa tersebut. Pesta yang seharusnya jadi ajang bersenang-senang justru berubah menjadi petaka, meninggalkan duka bagi banyak keluarga.
Artikel Terkait
Kontroversi Penalti Akhiri Upaya Timnas Indonesia di Final FIFA Series
Angin Puting Beliung Terjang Kudus, 221 Rumah Rusak di Empat Desa
DKI Mulai Bangun Zebra Cross di Tebet, Respons Atas Inisiatif Warga
Guru MTs di Depok Diduga Sebar Brosur Jasa Seksual, Mengidap HIV Sejak 2014