"Eksterior hampir di 86 pasar sudah kami cat ulang. Tahun ini kami lanjutkan pembenahan interior supaya suasana pasar lebih bersih dan tertata," ujarnya.
Persoalan sampah di pasar tradisional seringkali jadi masalah klasik. Nah, untuk mengatasi itu, Pasar Jaya punya strategi lain. Mereka membangun Tempat Penampungan Sampah sementara atau TPS di area pasar. Hingga awal Februari kemarin, sudah ada sekitar 24 unit yang berdiri.
"Kami sudah membangun hampir 24 TPS di lokasi pasar. Ini bagian dari komitmen kami menjaga kebersihan dan kenyamanan," tambah Agus.
Jadi, mulai dari pengecatan, perbaikan bangunan, sampai pengelolaan sampah, semuanya digarap. Upaya menyeluruh ini diharapkan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pedagang dan pembeli ketika momentum Ramadan tiba nanti.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Beberkan Oknum Internal Bawa Kembali Vendor Bermasalah Penyebab Gangguan Coretax
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 di SUGBK
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Kerja Sama Strategis dengan Kaisar dan PM
Arus Balik Lebaran, Kemacetan 5 Kilometer Paralyze Jalur Pantura Cirebon