Pejabat yang sebelumnya dikenal sebagai juru bicara partai politik itu kemudian merinci lokasi-lokasi aset strategis yang masih dalam proses penyerahan. Daftarnya mencakup fasilitas yang tersebar dari Jakarta hingga daerah penyangga.
"Aset tersebut antara lain, Wisma Haji Ciloto, Wisma Haji Jalan Jaksa Jakarta, Komplek Perumahan Haji di Ciracas, Wisma Haji Tugu Bogor, dan Pusat Informasi Haji Batam," jelas Dahnil.
Dia menegaskan bahwa status kepemilikan aset-aset tersebut belum berubah. "Sampai dengan saat ini masih belum dialihkan menjadi aset Kementerian Haji dan Umroh," tegasnya.
Proses Alih Status Pegawai
Di sisi lain, proses pengalihan sumber daya manusia tampaknya berjalan lebih lancar. Dahnil menyampaikan perkembangan terkini mengenai jumlah pegawai yang telah beralih tugas ke Kemenhaj.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 3.631 orang pegawai Kemenag telah resmi dialihkan ke kementerian baru tersebut. Selain itu, masih ada proses tambahan untuk 1.362 pegawai lainnya yang sedang dalam tahap finalisasi. Transisi kelembagaan ini merupakan bagian dari proses pemekaran yang membutuhkan ketelitian administratif, mengingat skalanya yang cukup besar dan menyangkut aset publik bernilai tinggi.
Artikel Terkait
Menteri Riefky Sebut Ekonomi Kreatif sebagai Tambang Baru Penggerak Ekonomi
Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh Khas Pesisir untuk Pemudik Indramayu
Mulai Berlaku, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Buka Media Sosial
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama dan Stabilitas dengan Pejabat Kuasa Usaha AS