Kalau jadwal berjalan mulus, Agustus 2028 proyek ini sudah bisa diserahkan. "Ada 3 lokasi, masing-masing 10 hektar," tuturnya.
"Rencananya setiap lokasi punya 18 tower, setiap tower 30 lantai. Modelnya ada tiga: satu kamar, dua kamar, tiga kamar. Ukurannya kira-kira 25, 35, 45 meter persegi. Ini akan jadi ekosistem yang baik bagi perumahan rakyat di kawasan itu."
Di sisi lain, Ara juga membagikan hasil penelusurannya langsung ke lokasi. Menurut dia, kawasan Meikarta ini strategis banget. Dia seolah ingin meyakinkan bahwa nanti penghuninya tidak akan kesulitan.
"Saya sudah cek," ujarnya. "Dari lokasi pembangunan, cuma butuh sekitar 10 menit ke mana-mana. Saya ke tempat ibadah, masjidnya. Ke sekolah, sudah ketemu gurunya. Ke rumah sakit, bisa dipakai BPJSTK. Terus ke pasar juga. Semua ada, bagus sekali."
Dari paparannya, terasa sekali Ara ingin proyek ini berjalan tanpa hambatan dan bebas dari tanda tanya. Waktunya tinggal menunggu realisasi di lapangan.
Artikel Terkait
Menteri Riefky Sebut Ekonomi Kreatif sebagai Tambang Baru Penggerak Ekonomi
Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh Khas Pesisir untuk Pemudik Indramayu
Mulai Berlaku, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Buka Media Sosial
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama dan Stabilitas dengan Pejabat Kuasa Usaha AS