MURIANETWORK.COM - Iran menyatakan kesediaannya untuk menurunkan tingkat pengayaan uraniumnya, sebagai imbalan atas pencabutan sanksi-sanksi oleh Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan oleh pejabat tinggi energi atom negara itu, Mohammad Eslami, pada Senin (9/2) waktu setempat, tak lama setelah perundingan nuklir antara kedua negara kembali dihidupkan awal bulan ini. Tawaran ini menandai perkembangan terbaru dalam diplomasi yang tegang, yang sempat terhenti akibat konflik militer dengan Israel tahun lalu.
Pernyataan Resmi dari Pejabat Atom Iran
Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami, secara eksplisit mengaitkan langkah penurunan pengayaan uranium dengan syarat politis dari Washington. Pernyataannya dikutip langsung oleh kantor berita resmi negara, IRNA, dan kemudian dilaporkan oleh sejumlah media internasional.
Meski demikian, detail spesifik mengenai cakupan sanksi yang dimaksud apakah seluruhnya atau hanya yang diterapkan AS belum dijelaskan lebih lanjut. Nuansa ini menjadi poin krusial yang akan menentukan jalan perundingan ke depan.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts dan Nevis 4-0 di Laga Perdana Era Herdman
Menteri Riefky Sebut Ekonomi Kreatif sebagai Tambang Baru Penggerak Ekonomi
Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh Khas Pesisir untuk Pemudik Indramayu
Mulai Berlaku, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Buka Media Sosial