Di sisi lain, kekhawatiran lain muncul: apakah air PDAM aman? Perseroda PITS, badan pengelola air minum daerah, angkat bicara. Melalui akun Instagram resminya, mereka berusaha menenangkan publik.
"Perseroda PITS memastikan air baku yang digunakan tidak terpengaruh oleh pencemaran air kali akibat kebakaran Gudang Pestisida," tulis pernyataan mereka.
Alasannya, meski Kali Jaletreng bermuara ke Sungai Cisadane, titik pengambilan air baku untuk PAM Tangsel letaknya jauh di hulu. Posisinya ada sebelum kedua aliran sungai itu bertemu. Dengan kata lain, sumber air mentahnya terpisah dari aliran yang tercemar.
"Sehingga air PAM Tangsel Perseroda PITS tetap aman dan tidak terdampak," tegas mereka. Pemantauan kualitas air baku juga diklaim masih sesuai standar yang berlaku.
Jadi, meski pemandangan di Sungai Jaletreng memprihatinkan air putih pekat dan ikan mati pasokan air minum untuk warga dikatakan masih dalam kondisi normal. Semuanya kini bergantung pada hasil uji lab dari DLH untuk mengetahui tingkat pencemaran yang sebenarnya.
Artikel Terkait
Menteri Riefky Sebut Ekonomi Kreatif sebagai Tambang Baru Penggerak Ekonomi
Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh Khas Pesisir untuk Pemudik Indramayu
Mulai Berlaku, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Buka Media Sosial
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama dan Stabilitas dengan Pejabat Kuasa Usaha AS