"Pekerjaan sumur bor ini dikerjakan oleh tiga orang tukang, dan selama proses berlangsung tidak ditemukan kendala," ujarnya.
Farouk menegaskan, semua ini adalah wujud nyata kepedulian Polri. Bukan sekadar jargon, tapi aksi langsung untuk mendukung sarana pendidikan dan fasilitas umum, khususnya di wilayah hukumnya.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh personel Polsek Kuala Indragiri, para tukang, serta partisipasi masyarakat yang telah bersama-sama menyelesaikan pembangunan jembatan ini tepat waktu," jelas Farouk.
Dia melanjutkan, Jembatan Merah Putih Presisi ini punya peran krusial sebagai akses utama menuju sekolah. Harapannya jelas: memberi rasa aman dan nyaman buat pelajar, guru, dan warga sekitar.
Komitmen Polri, tegas Kapolres, adalah hadir memberikan manfaat nyata. Bukan cuma menjaga keamanan, tapi juga lewat dukungan konkret untuk pembangunan fasilitas umum.
"Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama-sama, sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ke depan, Polres Indragiri Hilir akan terus berupaya mendukung kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
Artikel Terkait
Menteri Riefky Sebut Ekonomi Kreatif sebagai Tambang Baru Penggerak Ekonomi
Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh Khas Pesisir untuk Pemudik Indramayu
Mulai Berlaku, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Buka Media Sosial
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama dan Stabilitas dengan Pejabat Kuasa Usaha AS