Megawati Raih Doktor Kehormatan dari Universitas Perempuan Terbesar di Dunia di Arab Saudi

- Selasa, 10 Februari 2026 | 03:50 WIB
Megawati Raih Doktor Kehormatan dari Universitas Perempuan Terbesar di Dunia di Arab Saudi

Rekam Jejak Akademik yang Panjang

Gelar dari PNU ini menambah deretan panjang penghargaan akademik yang diterima Megawati. Secara total, ia telah menerima sebelas gelar doktor kehormatan dan tiga gelar profesor kehormatan dari berbagai institusi ternama di dalam dan luar negeri. Berikut daftar lengkapnya:

Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa)

1. Waseda University of Tokyo, Tokyo, Jepang, 29 September 2001 (Bidang Politik).
2. Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Moskow, Rusia, 22 April 2003 (Bidang Politik).
3. Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan, 19 Oktober 2015 (Bidang Politik).
4. Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung, Indonesia, 25 Oktober 2016 (Bidang Politik dan Pemerintahan).
5. Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang, Indonesia, 27 September 2017 (Bidang Pendidikan Politik).
6. Mokpo National University, Kota Mokpo, Korea Selatan, 16 November 2017 (Bidang Demokrasi Ekonomi).
7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Bandung, Indonesia, 8 Maret 2018 (Bidang Politik dan Pemerintahan).
8. Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, Fujian, Tiongkok, 5 November 2018 (Bidang Diplomasi Ekonomi).
9. Soka University Japan, Tokyo, Jepang, 8 Januari 2020 (Bidang Kemanusiaan).
10. Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia, 2 Oktober 2023 (Bidang Sosial).
11. Princess Nourah Bint Abdulrahman University, Riyadh, Arab Saudi, 9 Februari 2026.

Gelar Profesor Kehormatan

1. Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Bogor, Indonesia, 11 Juni 2021 (Bidang Ilmu Kepemimpinan Strategik).
2. Seoul Institute of the Arts (SIA), Seoul, Korea Selatan, 11 Mei 2022 (Bidang Ilmu Kebijakan Seni dan Ekonomi Kreatif).
3. Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage, Samarkand, Uzbekistan, 21 September 2024 (Bidang Pariwisata Berkelanjutan).

Ragam disiplin ilmu yang menjadi dasar penganugerahan gelar-gelar tersebut mulai dari politik, pemerintahan, hingga ekonomi kreatif dan pariwisata mencerminkan pengakuan luas atas kontribusi dan pemikirannya dalam berbagai bidang pembangunan bangsa.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar