AHY Peringatkan Bahaya Politik Pasca-Kebenaran dan Politik Identitas di Hadapan Kader Baru

- Senin, 09 Februari 2026 | 20:05 WIB
AHY Peringatkan Bahaya Politik Pasca-Kebenaran dan Politik Identitas di Hadapan Kader Baru

"Reputasi yang dibangun puluhan tahun, bisa hancur dalam sekejap oleh lawan politik. Kejam, ya," jelasnya dengan nada prihatin.

Namun begitu, AHY tak mau para kadernya cuma pasif. Era ini memang tak terhindarkan, tapi respons kitalah yang menentukan. Dia mengajak semua untuk terus berefleksi, mencari solusi agar bangsa ini tak gampang terpecah belah oleh politik fitnah.

Selain itu, ada satu hal lagi yang dia waspadai: politik identitas. Indonesia dengan segala kemajemukannya dari ribuan pulau, ratusan juta penduduk, hingga keragaman suku dan agama adalah sebuah berkah sekaligus kerentanan.

"Perbedaan itu karunia, tapi juga menyimpan celah," katanya.

Politik yang mengeksploitasi perbedaan identitas, tegas AHY, sangat berbahaya dan mematikan. Demokrat, menurutnya, harus terus menolak keras praktik semacam itu.

"Jangan sampai kita lengah. Jangan gunakan identitas untuk memecah belah bangsa sendiri. Dua hal inilah yang harus kita perangi," pungkas AHY menegaskan.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar