Kebakaran yang melibatkan material berbahaya ini menghadirkan tantangan berat bagi regu pemadam. Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Tangsel, Omay Komarudin, menjelaskan bahwa timnya harus mengerahkan 14 unit kendaraan dan puluhan personel untuk menjinakkan api yang sulit dikendalikan.
Proses pemadaman berjalan alot karena dua faktor utama. "Objek yang terbakar itu gudang insektisida, jadi proses pemadaman cukup sulit. Selain lokasinya jauh dari sumber air, bahan kimia termasuk yang paling sulit dipadamkan," jelas Omay.
Kerugian Besar, Penyebab Masih Diselidiki
Meski berhasil dikuasai, api telah menghanguskan seluruh isi gudang. Kerugian material awal diperkirakan mencapai angka Rp2 miliar. Kabar baiknya, insiden yang terjadi di kawasan pergudangan itu tidak menelan korban jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa masih terus dilakukan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menjadi bahan penyelidikan pihak berwajib untuk menentukan titik awal musibah.
Artikel Terkait
Arief Catur Pamungkas Siap Perkuat Persebaya Lawan Persita Usai Pulih dari Cedera
Truk Pengangkut Telur Oleng, Tewaskan Pemilik Warung di Subang
TNI Bangun Ulang Jembatan Gumuzo di Nias Utara, Akses Vital Kembali Pulih
Energi Watch: Konversi ke Kompor dan Kendaraan Listrik Bisa Hemat Subsidi Ratusan Miliar