Meski begitu, posisi Pheu Thai tetap krusial. Mereka diyakini bakal menerima tawaran jika diajak bergabung dalam koalisi yang dipimpin Bhumjaithai. Politik itu soal hitung-hitungan, dan kursi mereka sangat dibutuhkan.
Pemilu kali ini berlangsung dalam suasana yang tidak mudah. Pertumbuhan ekonomi Thailand terasa lambat, sementara sentimen nasionalis makin menguat di tengah masyarakat. Meski lebih dari 50 partai ikut bertarung, nyatanya hanya tiga kekuatan besar Partai Rakyat, Bhumjaithai, dan Pheu Thai yang punya organisasi dan pengaruh nasional untuk benar-benar bersaing.
Kini, semua mata tertuju pada proses negosiasi membentuk pemerintahan. Apakah Bhumjaithai akan berhasil merajut koalisi yang solid? Atau justru terjadi kejutan lain? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Polandia dan Denmark Lolos ke Final Play-Off Kualifikasi Piala Dunia 2026
BMKG Peringatkan Hujan Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia Hari Ini
Spesifikasi vivo X300 Ultra Bocor: Snapdragon 8 Elite dan Kamera Ganda 200MP
Kosovo Tumbangkan Slovakia 4-3 dalam Drama Semifinal Kualifikasi Piala Dunia