Pasar Saham AS Dibayangi Data Ketenagakerjaan dan Inflasi yang Tertunda

- Senin, 09 Februari 2026 | 08:15 WIB
Pasar Saham AS Dibayangi Data Ketenagakerjaan dan Inflasi yang Tertunda

Pasar Fokus pada Data Ekonomi yang Tertunda

Setelah hiruk-pikuk perdagangan saham, fokus investor kini bergeser ke data fundamental. Pasar menanti rilis dua laporan ekonomi AS yang tertunda akibat penutupan sebagian pemerintah federal. Laporan ketenagakerjaan untuk Januari, yang semestinya dirilis pekan lalu, kini dijadwalkan terbit pada Rabu.

Data awal dari sektor swasta yang dirilis pekan lalu sudah menunjukkan tanda-tanda pelambatan, dengan pertumbuhan lapangan kerja yang lebih lemah dari perkiraan. Hal ini memunculkan pertanyaan apakah ketahanan pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentumnya.

Di akhir pekan, perhatian akan tertuju pada Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk Januari, yang juga mengalami penundaan dan rencananya dirilis Jumat.

Laporan inflasi ini akan dicermati dengan sangat teliti untuk mencari konfirmasi apakah tekanan harga telah mereda cukup jauh, sehingga memberi ruang bagi Federal Reserve untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga di paruh kedua tahun ini.

Laporan Laba Perusahaan Masih Berlanjut

Selain data makro, pasar juga masih akan digerakkan oleh musim laporan keuangan perusahaan. Beberapa nama besar dari sektor konsumen dan industri, seperti Coca-Cola Co dan Ford Motor Company, dijadwalkan mengumumkan hasil kinerja kuartalan mereka dalam beberapa hari ke depan. Laporan-laporan ini dapat memberikan gambaran langsung tentang kondisi konsumen dan ketahanan bisnis di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar