MURIANETWORK.COM - Banjir bandang yang menerjang Sungai Wonga Sue di Kampung Kodidewa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menyebabkan kerusakan serius dan mengancam keselamatan warga. Peristiwa yang terjadi di bantaran sungai itu tidak hanya menghanyutkan dua rumah warga, tetapi juga mengisolasi dua kampung dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Dampak Langsung dan Ancaman yang Berlanjut
Derasnya arus sungai saat banjir bandang melanda langsung menyapu dua rumah warga yang berada di lokasi rawan. Kejadian itu bukanlah akhir dari bencana. Hingga saat ini, sembilan rumah lainnya masih terancam ambrol karena air terus menggerus tanah di bantaran sungai, mendekati pondasi rumah-rumah tersebut. Kondisi yang tidak stabil ini membuat sejumlah keluarga memilih untuk meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan sementara di rumah kerabat di Kelurahan Nangaroro.
Ancaman tersebut semakin nyata dengan perubahan alamiah yang terjadi di lokasi. Alur Sungai Wonga Sue dilaporkan telah melebar dan berubah akibat kekuatan erosi dari banjir bandang. Perubahan ini secara langsung meningkatkan risiko bagi permukiman di sekitarnya.
Artikel Terkait
Jaksa Tolak Permohonan Justice Collaborator Terdakwa Korupsi Izin TKA
Pegadaian Buka Cabang Perdana di Luar Negeri, Resmi Beroperasi di Timor Leste
Prabowo Dorong Akselerasi Kemitraan Ekonomi Indonesia-Jepang di Forum Bisnis Tokyo
Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Lewat Jalur UTBK SNBT