Di Imperial Hotel Tokyo, Senin lalu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan yang jelas kepada komunitas bisnis Jepang. Ia tak ingin hubungan kedua negara sekadar jalan di tempat. Menurutnya, kemitraan ekonomi Indonesia-Jepang harus ditingkatkan dan dipercepat.
"Saya hadir bukan cuma untuk melanjutkan apa yang sudah ada," ujarnya tegas di hadapan para pelaku usaha.
"Tujuannya mendorongnya ke tingkat yang lebih tinggi. Dan lebih cepat."
Pernyataan itu disampaikan dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang, 30 Maret 2026. Prabowo melihat dinamika global yang kian kompleks menuntut respons yang lebih solid. Kemitraan yang kuat, dalam pandangannya, bukan cuma soal pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, ia bisa jadi penopang stabilitas untuk jangka panjang.
"Kalau kita punya kepentingan bersama, kita akan jaga masa kini dan masa depan," katanya.
Di sisi lain, Presiden tak lupa menyoroti perubahan yang dialami Indonesia. Ia menggambarkan negeri ini telah bertransformasi secara signifikan. Dibandingkan dua dekade silam, Indonesia kini disebutnya lebih kompetitif dan bergerak cepat. Arah kebijakannya pun dinilai semakin ramah untuk investasi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Indonesia-Jepang Senilai USD 23,63 Miliar
KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji, Dugaan Suap Mencapai Miliaran Rupiah
Dua Warga Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel di Tepi Barat
Mendagri Tito Karnavian Serukan Peningkatan Kinerja ASN Usai Libur Idulfitri