“Karena itu, kami ingin setiap program perumahan, termasuk rumah susun subsidi, dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegasnya.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. Foto: Dok Metrotvnews.com
Proyek Percontohan Segera Dimulai
Melalui skema kolaboratif ini, pemerintah menargetkan proyek percontohan di beberapa kota besar bisa segera dimulai. Program rusun subsidi ini nantinya diharapkan bisa melengkapi inisiatif perumahan rakyat lainnya yang sudah jalan, seperti pembangunan rumah subsidi tapak atau bantuan rumah swadaya.
Menteri Ara menegaskan lagi, prioritas tahun 2026 memang ada di rusun subsidi. Ini dianggap sebagai solusi paling realistis menghadapi keterbatasan lahan, khususnya di kawasan perkotaan dan industri yang padat. Konsepnya, hunian vertikal terjangkau yang terintegrasi dengan kawasan industri. Jadi, selain memenuhi kebutuhan tempat tinggal pekerja, biaya hidup mereka juga bisa ditekan karena mengurangi beban transportasi. Tinggal di dekat tempat kerja impian banyak orang, bukan?
Artikel Terkait
Iran Tegaskan Selat Hormuz Hanya Tertutup bagi Kapal Musuh
CERN Sukses Pindahkan Antimateri untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah
Pemkot Bogor Wajibkan Seluruh PKL Pindah ke Pasar Resmi, Batas Akhir 26 Maret
Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher