Sabtu siang itu, sekitar pukul setengah tiga, cuaca di beberapa wilayah Tulungagung tiba-tubah berubah. Angin kencang melanda, disertai hujan yang mengguyur. Kecamatan Ngunut dan Sumbergempol jadi sasaran utamanya. Akibatnya, puluhan rumah dilaporkan rusak, bahkan ada yang roboh.
Desa Bendilwungu, di Kecamatan Sumbergempol, termasuk yang paling parah. Dari data sementara, ada 14 titik kerusakan. Sebelas rumah warga, satu bangunan TK, dan dua pohon tumbang menambah suasana mencekam. Kerusakannya kebanyakan di atap. Banyak yang berantakan diterpa angin.
Kapolsek Sumbergempol, AKP Mohammad Anshori, menggambarkan kondisi itu. "Mayoritas kerusakan pada bagian atap, banyak yang berantakan terkena angin," katanya.
Ia menambahkan, "Bahkan kalau atap asbes banyak yang hancur."
Artikel Terkait
Anak 10 Tahun Penderita Epilepsi Kejang di Pantai Anyer, Tim Medis Polisi Sigap Beri Pertolongan
Panglima TNI Ambil Alih Langsung BAIS Usai Dugaan Keterlibatan Personel dalam Kasus Kontras
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Pengamanan Jalur Mudik Berlanjut Lewat KRYD
Arus Balik Lebaran Picu Lonjakan Lalu Lintas 202% di Tol Layang MBZ