Setelah menyanyikan Indonesia Raya, acara berlanjut ke hal-hal yang lebih konkret. Ada penyerahan bantuan simbolis untuk rehabilitasi masjid dan 500 rumah marbot serta guru ngaji yang jadi penyintas bencana di Sumatra akhir tahun lalu. Bantuan ini jadi bukti kepedulian MUI terhadap mereka yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor.
Di sisi lain, pada sesi yang sama juga diresmikan pembentukan Moslem Disaster Rescue MUI. Penandanya, penyematan jaket secara simbolis oleh Ketua Umum didampingi Ketua Panitia. Tak lupa, penyerahan sertifikat pengganti kepada warga korban bencana.
Pukul 10.55, suasana semakin khidmat. Sekjen MUI membacakan Surat Keputusan tentang susunan pengurus baru. Prosesi inti pengukuhan pun digelar, ditandai dengan pembacaan baiat oleh Ketua Umum MUI Anwar Iskandar sebagai peneguhan amanah untuk lima tahun ke depan.
Menjelang tengah hari, Presiden Prabowo menyampaikan taklimat atau pesan singkatnya. Setelah itu, acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pengumuman formal oleh pembawa acara. Rangkaian panjang itu akhirnya usai, meninggalkan kesan mendalam tentang sebuah harmoni antara ritual keagamaan, kepedulian sosial, dan dukungan negara.
Artikel Terkait
Program Mudik ke Jakarta Raup Rp21 Triliun, Diprediksi Tembus Rp25 Triliun
Arus Balik Lebaran 2026 Mereda, 58 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jakarta
Kapolda Sumsel Apresiasi Pengamanan Lebaran, Waspadai Ancaman Karhutla di Musim Kemarau
Ketua DPRD DKI Tinjau Ragunan, Pastikan Akses Mudah dan Usul Harga Tiket Tak Naik