SDN 018 Semulut, Tebing Tinggi
Di lokasi ini, jembatan kayu sepanjang 40 meter dan lebar 2,5 meter telah mencapai 70 persen pengerjaan. Seluruh lantai kayu telah terpasang dan dilapisi cat pelindung. Pekerjaan kini berfokus pada pemasangan pagar besi dan pembangunan tugu prasasti. Proses sempat mengalami kendala akibat pasang surut air laut dan keterlambatan pengiriman material, namun tetap dapat diatasi.
MTS Al-Anshor, Kuala Merbau
Sementara itu, di Desa Kuala Merbau, kegiatan difokuskan pada pekerjaan struktur beton. Tim tengah menyelesaikan perakitan besi sayap jembatan, pembuatan mal, dan pengecoran. Suasana kerja dilaporkan berjalan aman dan kondusif sepanjang hari.
Desa Tanjung Gemuk, Rangsang
Progres tercepat tercatat di Desa Tanjung Gemuk, yang telah mencapai 80 persen. Pada hari ketujuh, terlihat semangat gotong royong antara personel kepolisian setempat, pemerintah desa, dan warga masyarakat sambil menunggu proses pengerasan coran lantai. Tahap selanjutnya meliputi pengecoran tiang pagar, pengecatan, dan pemasangan prasasti.
Sinergi sebagai Kunci Keberhasilan
Keberhasilan percepatan pembangunan ini tidak lepas dari kolaborasi erat berbagai pihak. Proyek ini melibatkan personel dari berbagai satuan Polri di daerah, seperti Brimob, Ditpolairud, dan Ditsamapta, yang bekerja bahu-membahu dengan Polsek setempat, Bhabinkamtibmas, dan yang terpenting, partisipasi aktif warga lokal. Sinergi semacam ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terpencil paling efektif ketika dilakukan dengan pendekatan kemitraan yang solid, memahami kondisi lapangan, dan mendengarkan kebutuhan riil masyarakat.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Ekspor Mineral Kritis ke AS Wajib Olah Dalam Negeri
Pemkab Sukoharjo Beri Pembinaan ke Kades yang Tak Izinkan Salat Id Lebih Dulu
Korlantas Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret 2026
Lille Kalahkan Marseille 2-1 di Velodrome, Persaingan Papan Atas Ligue 1 Makin Ketat