Rencana militer baru NATO untuk kawasan Arktik mulai digodok. Ini merupakan respons langsung setelah desakan keras dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menempatkan perlindungan kawasan itu sebagai prioritas bahkan sampai mengaitkannya dengan keinginannya terhadap Greenland.
Menurut juru bicara Markas Besar Tertinggi NATO untuk Pasukan Sekutu di Eropa, Martin O'Donnell, persiapan untuk operasi yang dinamai 'Arctic Sentry' sudah berjalan.
"Kegiatan ini akan semakin memperkuat posisi NATO di Arktik dan Kutub Utara," ujarnya dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Rabu (4/2/2026).
Artikel Terkait
Delapan Ruas Utama Jakarta Siap Dialihkan Sambut PM Australia
Kemenimipas Siapkan 2.460 Titik Kerja Sosial Gantikan Jeruji Besi
BRI Pacu UMKM Naik Kelas Lewat Program Klaster Usaha
Trump Kritik Ekspresi Wartawati Saat Ditanya Soal Kasus Epstein