PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) baru saja mendapat suntikan dana segar yang cukup besar. Perusahaan itu berhasil mengamankan kredit senilai Rp500 miliar dari PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW). Penandatanganan kesepakatan ini terjadi Kamis lalu, tepatnya tanggal 20 November 2025.
Lalu, untuk apa dana sebanyak itu akan digunakan? Rupanya, fasilitas term loan tersebut akan dipakai untuk mendanai ekspansi armada mereka. Bisnis rental kendaraan dan logistik sedang naik daun, jadi wajar saja kalau ASSA ingin memperkuat posisinya.
Jerry Fandy Tunjungan, sang Direktur Keuangan ASSA, memberikan penjelasan lebih rinci. Menurutnya, dana dari Bank QNB itu nantinya akan dialokasikan untuk membeli unit kendaraan baru. Kendaraan-kendaraan ini rencananya akan disewakan kepada pelanggan. "Permintaan layanan logistik dan rental kendaraan di berbagai segmen memang sedang meningkat," ujarnya.
Jerry juga menambahkan poin penting lainnya. Dalam keterbukaan informasi BEI, dia menyebutkan bahwa fasilitas kredit ini merupakan bagian dari strategi perusahaan. Tujuannya jelas: memperluas kapasitas sekaligus menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan. "Seiring peningkatan pendapatan, kegiatan usaha Perseroan juga berkembang," katanya.
Di sisi lain, kinerja ASSA hingga kuartal III 2025 ternyata cukup impresif. Perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp348,6 miliar. Angka ini melonjak signifikan, tumbuh 63,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp212,7 miliar.
Dengan capaian gemilang itu, laba bersih per sahamnya pun ikut terdongkrak. Kini, angka tersebut tercatat mencapai Rp94,22 per saham. Sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol.
(DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
TUGU Gandeng Phintraco Sekuritas sebagai Liquidity Provider, Targetkan Efisiensi Perdagangan Saham
Kadin dan MEDEF Resmikan Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis di Tengah Kunjungan Prabowo
Pendapatan Telkom Naik Tipis di Kuartal I-2026, Laba Bersih Justru Anjlok 21,7% Akibat Beban Melonjak
26 Saham Resmi Naik ke Papan Utama BEI per Mei 2026, 15 Lainnya Turun Kelas