Iran ternyata minta pindah tempat. Rencana pertemuan dengan Amerika Serikat yang sedianya digelar Jumat depan, dikabarkan diminta alihkan lokasinya ke Oman. Bukan lagi di Turki seperti yang semula diwacanakan.
Nah, selain soal tempat, Teheran juga ngotot mau ubah format pertemuan. Mereka ingin pertemuan itu jadi perundingan dua arah saja hanya Iran dan AS. Menurut sejumlah sumber yang dilansir Reuters, Iran cuma mau bahas isu nuklir, titik. Padahal, sebelumnya diagendakan bakal melibatkan lebih banyak pihak.
“Mereka berupaya mengubah format, mereka ingin mengubah cakupannya,” ujar seorang diplomat yang mengetahui tuntutan Iran.
“Yang mereka inginkan cuma bicara masalah nuklir dengan Amerika. Sementara AS punya agenda lain, seperti rudal balistik dan aktivitas proksi Iran di kawasan,” tambah diplomat itu.
Rencananya, pertemuan itu akan dihadiri menantu Presiden Trump, Jared Kushner, bersama Utusan Khusus AS Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi. Beberapa menteri dari negara lain seperti Pakistan, Arab Saudi, Qatar, Mesir, dan Uni Emirat Arab juga diharapkan hadir. Tapi sekarang Iran cuma mau bicara empat mata dengan Washington.
Artikel Terkait
Lantai Rumah Ambruk ke Sungai, Ibu di Bandung Hilang Terseret Arus
Indonesia di Board of Peace: Antara Diplomasi dan Ancaman Radikalisasi Domestik
Khofifah Dipanggil KPK, Sidang Hibah Pokmas Jatim Kembali Bergulir
Pekerja Renovasi Jembatan Leuwiranji Tewas Usai Terpeleset ke Sungai Cisadane