"Jadi, maksudnya tidak ada perbedaan," lanjut Megawati. "Baik itu laki-laki, perempuan, tua, muda, anak, miskin, atau kaya."
Di sisi lain, Megawati juga menyelipkan cerita unik. Ia mengenalkan panggilan 'Bung' yang melekat pada ayahnya, Soekarno. Bagi yang belum tahu, panggilan ini punya makna mendalam. Bukan sekadar kata.
"Rakyat memanggil presiden pertama bukannya dengan 'Yang Mulia'," katanya. Mereka justru memilih sebutan yang akrab: 'Bung'.
Kata 'Bung', dalam penjelasannya, punya kekuatan meruntuhkan sekat. Ia menghilangkan rasa kaku dan hierarki. Itu sebabnya, sebutan Bung Karno justru terasa lebih bermartabat karena mengandung kesetaraan.
"Sehingga kami sudah terbiasa memanggil presiden pertama yaitu Bung Karno," tutup Megawati, mengakhiri paparannya di forum internasional itu.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Pramono Anung dan Wapres Maruf Amin Pimpin Salat Id di Balai Kota
Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Dimulai 24 Maret
Jokowi Salat Idulfitri di Masjid Agung Al-Bina GBK, Lanjutkan Lebaran di Jakarta
Trump Tegaskan Tak Ada Gencatan Senjata dengan Iran, Klaim AS Sudah Menang