Bencana yang melanda Sumatera beberapa waktu lalu memang menyisakan duka. Tapi di tengah upaya pemulihan, ada sejumlah bantuan yang mulai mengalir. Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo, baru-baru ini membeberkan rincian bantuan dari Kemensos untuk para korban. Menurutnya, bantuan ini menyentuh berbagai aspek, mulai dari santunan hingga penguatan ekonomi.
“Dukungan pemberdayaan sosial ekonomi, itu diberikan sesuai dengan hasil asesmen sebagai bantuan rintisan usaha sebesar 5 juta rupiah per keluarga,”
kata Agus Jabo dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Senayan, Selasa lalu.
Angka 5 juta rupiah per keluarga itu bukan satu-satunya. Jabo menyebut total ada 13,4 juta keluarga di Sumatera yang menerima bantuan pascabencana. Bentuknya beragam. Ada santunan untuk korban meninggal, yang diberikan kepada ahli waris sebesar 15 juta per jiwa. Sementara untuk korban luka berat, santunannya 5 juta rupiah per jiwa.
Lalu, bagaimana dengan mereka yang kehilangan tempat tinggal?
“Untuk dukungan tinggal di hunian sementara, satu, isi hunian sementara atau hunian tetap diberikan secara tunai untuk membeli kebutuhan perabotan rumah seperti lemari, kasur, dan lain-lain sebesar 3 juta rupiah per keluarga,”
ujarnya.
Jadi, begitu korban menempati huntara atau huntap, bantuan tunai itu langsung cair. Tujuannya jelas: membantu mereka membeli perlengkapan rumah tangga dasar.
Artikel Terkait
Tiga Kabupaten di Aceh Masih Berstatus Tanggap Darurat Meski Fase Pemulihan Sudah Dimulai
Setelah Dengar Janji Prabowo, MUI Balik Arah Dukung Indonesia Masuk Dewan Perdamaian
Jembatan Baru di Sri Meranti: Dari Kayu Lapuk Jadi Beton Kokoh untuk 250 Keluarga
200 Kg Ganja Digagalkan di Langkat, Tiga Kurir Diamankan