Nah, menurut laporan yang sama, rencana tersebut dirancang dengan respons berjenjang. Setiap kali ada pelanggaran terhadap gencatan senjata yang (mudah-mudahan) disepakati nanti, akan ada konsekuensinya.
Rinciannya begini: jika Rusia melanggar, respons harus diberikan dalam waktu 24 jam. Awalnya berupa peringatan diplomatik. Kalau masih bandel, baru tindakan militer Ukraina akan dikerahkan untuk menghentikan pelanggaran itu.
Di sisi lain, jadwal pertemuan sudah menanti. Para utusan dari Kyiv, Moskow, dan Washington dijadwalkan bertemu di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Pertemuan itu berlangsung Rabu dan Kamis besok, dengan satu tujuan besar: mengupayakan akhir dari perang ini.
Artikel Terkait
Jakarta Barat Kerahkan 100 Truk Atasi Tumpukan Sampah di Grogol dan Tambora
Sopir Bus Relakan Lebaran Demi Antar Pemudik Pulang Kampung
Gubernur Jambi Kunjungi Pasien dan Bagikan Tali Asih di RSUD Saat Malam Idul Fitri
Istana Kepresidenan Jakarta Buka Griya Lebaran, Kapasitas 5.000 Pengunjung