Gelombang salju ini memang luar biasa. Sepanjang pantai Laut Jepang, beberapa daerah bahkan menerima curah salju lebih dari dua kali lipat dari rata-rata normal. Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana mencatat, korban berjatuhan sejak 20 Januari lalu.
Merespon situasi genting ini, Perdana Menteri Sanae Takaichi langsung menggelar rapat kabinet khusus Selasa (3/2) pagi tadi.
Intruksinya jelas: semua menteri harus bergerak cepat. Lakukan apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah bertambahnya korban jiwa dan kecelakaan.
Musim dingin kali ini benar-benar menghantam. Dan bagi banyak warga, terutama di utara, rasanya seperti belum akan berakhir.
Artikel Terkait
Istri Hoegeng Iman Santoso, Meriyati, Tutup Usia di Usia 100 Tahun
Ricuh di SMPN 3 Sungai Raya, Pelaku Pelemparan Molotov Diamankan Polisi
Istri Hoegeng, Meriyati, Tutup Usia di Usia 99 Tahun
Kemensos Beberkan Rincian Bantuan Rp 5 Juta hingga Santunan untuk Korban Bencana Sumatera