Gelombang salju ini memang luar biasa. Sepanjang pantai Laut Jepang, beberapa daerah bahkan menerima curah salju lebih dari dua kali lipat dari rata-rata normal. Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana mencatat, korban berjatuhan sejak 20 Januari lalu.
Merespon situasi genting ini, Perdana Menteri Sanae Takaichi langsung menggelar rapat kabinet khusus Selasa (3/2) pagi tadi.
Intruksinya jelas: semua menteri harus bergerak cepat. Lakukan apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah bertambahnya korban jiwa dan kecelakaan.
Musim dingin kali ini benar-benar menghantam. Dan bagi banyak warga, terutama di utara, rasanya seperti belum akan berakhir.
Artikel Terkait
Dubes Inggris Sampaikan Ucapan Idulfitri dalam Bahasa Indonesia lewat Metro TV
Presiden Prabowo Sholat Id di Aceh Tamiang, Istana Buka Halalbihalal untuk 5.000 Warga
Jokowi Ungkap Makna Lebaran: Kesabaran dan Memaafkan
Presiden Prabowo Salat Id dan Pantau Pemulihan Bencana di Aceh Tamiang