Charles Teng Wei Yian akhirnya harus mendekam di penjara. Pria Singapura berusia 44 tahun itu dihukum lima minggu oleh pengadilan pada Jumat lalu. Kasusnya? Menghina kesopanan seorang perawat wanita saat dia sendiri sedang dirawat di rumah sakit.
Semuanya berawal dari September 2024 silam. Teng dirawat di sebuah rumah sakit umum karena radang hati. Masa perawatannya cukup panjang, dari tanggal 10 hingga 23 September. Selama di sana, dia menjalani prosedur pemasangan kantung urin, yang membuatnya perlu dibantu setiap kali ke toilet.
Malam itu, tanggal 15 September, bel panggilan di samping tempat tidurnya berbunyi. Seorang perawat berusia 26 tahun yang kemudian menjadi korban menanggapi panggilannya. Teng menyatakan ingin mandi.
Dengan sigap, sang perawat menawarkan untuk memanggil rekan prianya. Tapi jawaban Teng justru membuatnya tidak nyaman.
Artikel Terkait
BNN Gerebek Bandar Sabu di Belinyu, 485 Gram Sabu dan Ekstasi Diamankan
Kemenag Tetapkan 17 Februari 2026 untuk Sidang Isbat Awal Ramadan
Guru Terancam Pidana, Perlindungan Hukum Masih Sekadar Janji
Habib Bahar Bin Smith Resmi Jadi Tersangka, Akan Diperiksa Pekan Depan