Upaya menenangkannya pun dilakukan. Petugas mencoba membujuk, tapi si pria tetap dalam kondisi gelisah. Akhirnya, setelah melalui proses yang cukup alot, mereka berhasil mengamankannya. Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam insiden ini. Itu berkat langkah cepat petugas.
"Nggak ada korban, makanya kita antisipasi," pungkas Budi.
Setelah keadaan terkendali, langkah selanjutnya adalah memastikan pria itu mendapat perawatan. Melalui kesepakatan dengan keluarganya, keputusan diambil untuk membawanya ke rumah sakit jiwa.
"Berdasarkan kesepakatan dengan keluarga supaya tidak membahayakan masyarakat, maka kita bawa ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi untuk dirawat di sana," tuturnya.
Kejadian ini pun berakhir tanpa ada korban. Meski begitu, ia meninggalkan kesan was-was bagi warga yang menyaksikan aksi ngamuk pria bersenjata tajam itu.
Artikel Terkait
Di Balik Retorika Perang, Iran dan AS Diam-diam Berunding
Monyet Naik Mimbar, Warga Cakung Heboh Dapat Khatib Tak Diundang
Asap Oranye Mengepul di Cilegon, Polisi Ungkap Penyebab Sebenarnya
Diplomasi Indonesia di Board of Peace: Jalan Tengah Penuh Jebakan untuk Palestina