Lalu, apa alasan di balik persetujuan raksasa ini?
Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS punya penjelasannya. Mereka menyebut penjualan ini akan mendukung mobilitas pasukan darat Israel dalam berbagai operasi. Tujuannya jelas: meningkatkan kemampuan negara itu untuk menghadapi ancaman, baik yang sedang berlangsung maupun yang mungkin muncul di masa depan.
Tak cuma itu, ada lagi komponen ketiga yang disetujui. Yakni penjualan unit daya atau power pack untuk kendaraan angkut personel lapis baja Namer, plus dukungan logistik terpadu. Nilainya sekitar 740 juta dolar AS, melengkapi paket pertahanan yang sangat komprehensif ini.
Artikel Terkait
DPR Apresiasi Langkah Cepat Danantara Bangun Huntara untuk Korban Bencana Sumbar
BPKB Digital Resmi Hadir, Cek Data Kendaraan Cukup dari Ponsel
Waspada! Modus Penipuan E-Tilang Kembali Menyebar Lewat WhatsApp dan SMS
Tubuh Terseret Aspal, Motor Raib Usai Insiden Balap Liar di Bogor