Lalu, apa alasan di balik persetujuan raksasa ini?
Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS punya penjelasannya. Mereka menyebut penjualan ini akan mendukung mobilitas pasukan darat Israel dalam berbagai operasi. Tujuannya jelas: meningkatkan kemampuan negara itu untuk menghadapi ancaman, baik yang sedang berlangsung maupun yang mungkin muncul di masa depan.
Tak cuma itu, ada lagi komponen ketiga yang disetujui. Yakni penjualan unit daya atau power pack untuk kendaraan angkut personel lapis baja Namer, plus dukungan logistik terpadu. Nilainya sekitar 740 juta dolar AS, melengkapi paket pertahanan yang sangat komprehensif ini.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka