Suasana haru tiba-tiba menyelimuti penutupan Rakernas PSI di Makassar. Di depan para kadernya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep, tak bisa menahan air matanya. Momen itu langsung memancing dukungan riuh dari seluruh peserta yang hadir.
Kaesang sebenarnya sudah menyiapkan pidato. Tapi, di detik-detik itu, rasanya sulit baginya untuk membacanya.
"Saya ini jujur sebenarnya harus membaca dari pidato ini, cuma saya nggak bisa, mohon maaf," ujarnya, suara terbata-bata.
Mendengar itu, para kader serentak berdiri. Ruangan bergemuruh oleh tepuk tangan dan sorakan yang memanggil namanya. Dukungan mereka spontan dan penuh semangat, seolah ingin menguatkan sang ketua umum.
Setelah menarik napas, Kaesang pun menyampaikan janjinya. Suaranya sudah lebih tegas.
Artikel Terkait
Real Madrid Singkirkan Manchester City Berkat Gol Telat Vinicius
Bea Cukai Siapkan Infrastruktur Digital Antisipasi Lonjakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta
Jadwal Salat dan Panduan Zakat Fitrah untuk Warga Denpasar di Akhir Ramadan 1447 H
Polisi Tangkap Pria di Parung, Sita 200 Butir Obat Keras T-Rex