Polisi di Dumai akhirnya meringkus seorang pria yang diduga sebagai spesialis ganjal ATM. Modusnya cukup licik: merusak mesin dengan 'lem setan' dan menipu korban lewat telepon. Aksi ini ternyata bukan sekali dua kali. Menurut penyelidikan, pelaku sudah beraksi di puluhan lokasi yang berbeda.
Semua berawal dari laporan seorang PNS berinisial DS pada awal Desember lalu. Saat itu, korban merasa kartu ATM-nya tertelan mesin di sebuah ATM di Jalan Sudirman. Uang Rp 20 juta di rekeningnya pun lenyap seketika.
Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, memaparkan kronologinya dalam sebuah konferensi pers.
"Korban menjelaskan bahwa saat hendak melakukan penarikan uang di mesin ATM, kartu miliknya mengalami gangguan," ujar Angga, Jumat (30/1/2026).
Karena panik, DS langsung menghubungi nomor "call center" bank yang ditempel di stiker ATM. Nah, di sinilah jebakannya. Nomor itu ternyata palsu, dipasang oleh pelaku sendiri.
"Tanpa disadari, korban kemudian menelpon nomor tersebut dan mengikuti arahan pelaku melalui sambungan telepon, termasuk memberikan informasi pribadi berupa PIN ATM," imbuhnya.
Artikel Terkait
Wamen Dalam Negeri Dorong Transformasi Layanan Kesehatan di RSUD Yowari Sentani
Bayaran Tertinggi Bintang Hollywood Anjlok, Kekuatan Nama Besar Mulai Tergeser
Kapolri Resmikan Masjid dan Satgas Karhutla-Ojol Kamtibmas di Pekanbaru
Wamendagri Tinjau RSUD Yowari, Tegaskan Pelayanan Pasien Harus Jadi Prioritas