Legislator dari Jawa Timur V ini merasa usulan PAN perlu dikaji lebih dalam. Soalnya, keputusan ini bakal punya pengaruh besar. Sistem pemerintahan dan legislatif kita nanti akan ikut terdampak.
"Banyak negara lain juga masih pakai threshold. Jadi kita pelajari dan dalami dulu semuanya," tegas Irawan.
Di sisi lain, PAN punya alasan kuat di balik usulannya. Mereka bilang, aturan ambang batas selama ini telah membuat jutaan suara rakyat menguap begitu saja, tidak sampai ke Senayan.
Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, dengan gamblang menyuarakan hal itu di Senayan.
"Kita dari dulu memang menginginkan penghapusan ambang batas, baik untuk pilpres maupun pemilu legislatif," ujar Eddy.
Alasannya sederhana tapi berdasar: "Ada jutaan pemilih yang aspirasinya tidak bisa ditampung di DPR karena partainya tidak lolos. Jumlahnya tidak kecil, bisa mencapai belasan juta."
Nah, dua pandangan ini kini akan jadi bahan perdebatan serius di meja rapat. Hasilnya nanti, tentu saja, akan menentukan wajah demokrasi kita ke depan.
Artikel Terkait
Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat Usai Unggah Status WhatsApp Kontroversial
Inara Rusli Minta Maaf ke Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa Jelang Lebaran
Kapolda Riau Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Kampar, Dukung Konektivitas Warga
Korban AS di Konflik dengan Iran: 13 Tewas, 200 Luka, Sebagian Besar Sudah Kembali Bertugas