Dari pengakuan para tersangka, bisnis ini sudah berjalan sekitar tiga bulan. Tapi, polisi belum mau cepat puas. Mereka masih mendalami dan menyelidiki setiap kemungkinan yang ada.
"Dari BAP sementara, operasi mereka tercatat tiga bulan. Tapi, penyidik masih mengembangkan kasus ini dengan keterangan-keterangan lain," tambah Calvijn.
Yang menarik, akses masuk ke markas judi ini ternyata tidak mudah. Lokasinya dijaga ketat. Menurut Calvijn, calon pengunjung harus menyebutkan sandi khusus yaitu nama sang penjaga gerbang baru bisa diperbolehkan masuk. Sebuah sistem keamanan sederhana, tapi cukup efektif untuk menyaring orang asing.
Artikel Terkait
Wakapolri Turun Langsung Pantau Kelancaran Mudik di Pelabuhan Bakauheni
Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat Usai Unggah Status WhatsApp Kontroversial
Inara Rusli Minta Maaf ke Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa Jelang Lebaran
Kapolda Riau Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Kampar, Dukung Konektivitas Warga