Di sela-sela acara pembukaan Musyawarah Nasional VI PP Polri di Jakarta, Kamis kemarin, suasana terlihat cukup hangat. Komjen Dedi Prasetyo, sang Wakapolri, tampak berbincang akrab dengan Agum Gumelar, tokoh senior yang hadir sebagai tamu undangan. Dari percakapan itulah, muncul sebuah pernyataan dukungan yang cukup berarti bagi institusi Korps Brimob.
Menurut Dedi, Agum Gumelar yang juga Ketua Umum Pepabri itu secara tegas mendukung agar Polri tetap berkedudukan langsung di bawah Presiden. “Kami juga menghaturkan rasa terima kasih apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pepabri atau Pak Agum Gumelar,” ujar Dedi.
Ia lalu menirukan perkataan Agum. “Tadi Pak Agum, beliau sudah menyampaikan kepada kami, 'Tolong sampaikan kepada Pak Kapolri, sampai kapan pun Pepabri juga mendukung kedudukan Polri di bawah Presiden.'”
Bagi Dedi, dukungan dari seorang tokoh seperti Agum bukan sekadar ucapan. Ini dianggapnya sebagai energi dan semangat baru. “Ini merupakan dukungan dan semangat bagi kami, seluruh anggota Polri di manapun bertugas,” sambungnya.
Namun begitu, dukungan ini bukanlah hal yang datang tiba-tiba. Ia sejalan dengan sikap tegas yang sudah berulang kali disuarakan pimpinan Polri sendiri. Usai membacakan sambutan Kapolri, Dedi kembali menegaskan hal itu.
“Kami izin menyampaikan yang pertama, sesuai dengan komitmen dan arah kebijakan arah Bapak Kapolri,” tegas Dedi. Ia mengutip pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam suatu Rapat Dengar Pendapat di Komisi III DPR beberapa waktu lalu. Intinya, secara konstitusional, yuridis, sosiologis, maupun filosofis, posisi Polri haruslah tetap di bawah Presiden.
Artikel Terkait
Bareskrim Ungkap Perdagangan 14 Ton Daging Domba Impor Kedaluwarsa Jelang Lebaran 2026
Polres Banjar Kerahkan 250 Personel dan Sediakan Pos Layanan untuk Mudik Lebaran 2026
Mudik Gratis DKI Dimulai Besok, Peserta Diharapkan Tepat Waktu di Monas
Veda Ega Pratama Diterima Program Bakat Elit Red Bull