Hingga Rabu malam kemarin, suasana di Desa Pasirlangu masih mencekam. Tim SAR gabungan tak henti berusaha, berjuang di antara tumpukan tanah dan bebatuan. Hasilnya, 53 korban tewas dalam longsor di Cisarua, Bandung Barat, berhasil dievakuasi. Namun, pekerjaan belum usai. Masih ada 27 orang lainnya yang hilang dan terus dicari.
Data terbaru itu disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun. Ia mengonfirmasi angka tersebut berdasarkan laporan yang terkumpul hingga pukul 20.00 WIB, 28 Januari 2026.
"Korban jiwa sudah berhasil evakuasi ada 53, lalu 27 korban masih dalam tahap pencarian,"
Begitu penjelasan Teten saat dikonfirmasi Kamis pagi ini. Kabar duka terus berdatangan dari lokasi bencana.
Di sisi lain, proses identifikasi para korban pun masih berlangsung. Tidak mudah, tentu saja. Teten menerangkan bahwa sebagian besar korban sudah bisa dikenali. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri bekerja keras untuk memastikan satu per satu identitas mereka.
"Yang sudah terindentifikasi ada 37 korban jiwa, 16 lainnya masih dalam proses identifikasi,"
Artinya, masih ada 16 keluarga yang harus menahan rasa harap dan cemas, menunggu kepastian tentang orang-orang mereka yang terenggut oleh tanah longsor. Pencarian dan pendataan masih terus dilakukan, sementara desa itu perlahan mencoba bangkit dari duka.
Artikel Terkait
Kaesang Optimistis PSI Bisa Meledak, Asal Kader Tak Lelah Konsisten
Kaesang Bocorkan Jadwal Kehadiran Bapak J di Rakernas PSI
Dua Puskesmas di Aceh Masih Layani Pasien di Luar Gedung
Uni Eropa Siap Cap IRGC Iran sebagai Organisasi Teroris