Tanggul-tanggul penahan air laut di Jakarta Utara kembali jadi sorotan. Kali ini, sejumlah titik dilaporkan bocor dan ditambal seadanya menggunakan karung pasir. Gubernur DKI, Pramono Anung, mengakui hal ini dan menyebut beberapa lokasi yang mendapat perhatian khususnya.
“Jadi ada beberapa yang tadi sudah saya sebutkan, saya ingin ulangi lagi. Di Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Green bay Pluit, RE Martadinata, Ancol, dan Cilincing Marunda. Itulah yang kemarin mendapatkan atensi perhatian khusus,”
kata Pramono saat meninjau lokasi di Muara Baru, Senin lalu.
Namun begitu, metode karung pasir itu cuma solusi sementara. Pramono menegaskan, perbaikan permanen akan segera dikerjakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI. “Sedangkan untuk penambalan sebenarnya bukan seperti karung-karung itu tadi,” ujarnya. Intinya, karung-karung itu cuma penahan darurat, bukan solusi jangka panjang.
Di sisi lain, Kepala Dinas SDA Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menjelaskan lebih detail. Menurutnya, karung pasir memang jadi langkah pertama yang diambil tim saat kebocoran terjadi. Itu prosedur standar untuk mencegah kerusakan meluas secepatnya.
“Jika ada kebocoran, mereka pasti akan melakukan penanganan darurat di hari yang sama terlebih dahulu,”
jelas Ika.
Tapi ya, itu cuma awal. Perbaikan sesungguhnya, kata Ika, bakal dilakukan dengan pengecoran beton. Caranya dengan penguatan struktur grouting dan metode shotcrete. “Jadi kita melakukan penguatan struktur dengan cara grouting, menggunakan metode shotcrete, digali 3 meter, kemudian dicor dan diisi dengan menggunakan beton cor,” paparnya.
Proses pengecoran sendiri sudah mulai berjalan. Saat ini, fokusnya di hilir Nizam Zachman, Muara Baru, untuk sepanjang 400 meter. Rencananya, akan dilanjutkan hingga mencapai satu kilometer. Jadi, meski karung pasir masih terlihat berserakan di beberapa titik, pekerjaan perbaikan permanen perlahan sudah dimulai.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan di Pegadaian Stagnan pada Rabu 24 Juni 2026
Polisi Tangkap Pria di Bandung yang Aniaya dan Sekap Pacar Selama Tiga Tahun
Putin Tegaskan Komitmen Rusia Perkuat Kemitraan Strategis dengan ASEAN di Tengah Dinamika Global
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp18.000 per Gram, Buyback Terkoreksi Lebih Dalam