Pencarian segera digelar. Angkatan Udara Kolombia dikerahkan ke lokasi yang dikenal sulit: wilayah pegunungan Andes timur yang terjal, dipenuhi hutan lebat, dengan cuaca yang bisa berubah drastis. Medannya benar-benar menantang.
Di sisi lain, situasi keamanan di sana juga kompleks. Sebagian besar daerah pedesaan sekitarnya merupakan wilayah kekuasaan kelompok gerilyawan terbesar di negara itu, ELN atau Tentara Pembebasan Nasional.
Hingga laporan ini dibuat, proses evakuasi masih berlangsung di tengah kabut dan lereng curam. Gubernur Santander Utara, William Villamizar, menyebutkan kepada majalah Semana bahwa setidaknya tujuh jenazah telah berhasil ditemukan.
Korban jiwa termasuk seorang anggota parlemen dan seorang calon legislator. Kecelakaan ini menjadi pukulan berat, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan mereka.
Artikel Terkait
Kali Cakung Meluap Lagi, Ratusan Rumah di Cakung Terendam Air Cokelat
KGPH Purbaya Akhirnya Sah Menyandang Nama Sri Susuhunan Pakubuwono XIV
Hujan Deras Tak Henti, 28 RT di Jakarta Timur Terendam hingga 1,5 Meter
Ribuan Warga Lereng Slamet Masih Terjebak di Pengungsian Usai Banjir Bandang