Pagi ini, jalanan di sekitar exit Tol Antasari Jakarta Selatan benar-benar berubah jadi lautan kendaraan yang nyaris tak bergerak. Audrey, salah seorang pengendara yang terjebak, menggambarkan kemacetannya parah banget. Dia sudah terperangkap selama lebih dari satu jam di titik itu, tepatnya dari exit Tol Andara Cilandak sebelah Highscope yang mengarah ke Blok M.
"Satu jam kejebak dari exit Tol Andara Cilandak sebelah highscope mau ke arah Blok M, sudah sejam lebih di sini,"
keluhnya, saat dihubungi pada Senin (12/1/2026). Suaranya terdengar lelah.
Menurut ceritanya, masalah sebenarnya sudah mulai dari Tol Desari (Depok Antasari). Tapi begitu berhasil keluar dari gerbang tol Antasari, harapannya untuk lancar langsung pupus. Arus lalu lintas di Jalan arteri TB Simatupang dan kemudian berlanjut ke Jalan Pangeran Antasari menuju Blok M, sama padatnya. Mobil-mobil hanya merayap pelan.
Audrey tiba di exit tol itu sekitar pukul 08.12 WIB. Nah, sampai pukul 09.19 WIB, posisinya belum juga beranjak jauh. Rupanya, hujan yang turun cukup deras dan awet di Senin pagi itu memperparah keadaan. Volume kendaraan yang sudah tinggi jadi makin kacau dan tak terkendali.
Kalau buka aplikasi Google Maps, gambaran kemacetannya jelas terlihat. Tol Desari ditandai garis merah tebal, pertanda macet total. Garis merah yang sama juga membentang di sepanjang Jalan Pangeran Antasari arah Blok M. Penyebabnya tetap sama: terlalu banyak kendaraan berebut ruang di jalan yang basah.
Artikel Terkait
JPPI Desak Pemberhentian dan Pencabutan Gelar Guru Besar Unpad Terduga Pelaku Pelecehan
NO NA Rilis Single Rollerblade Jelang Tampil di Festival Head In The Clouds 2026
Jaksa Tuntut Mantan Pejabat Kemendikbud 6-15 Tahun Penjara atas Korupsi Chromebook Rp 2,1 Triliun
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Langsung Diwarnai Pelanggaran di Berbagai Front