Makassar bakal jadi saksi. Mulai 28 Januari hingga 1 Februari 2026, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Rapat Kerja Nasional atau Rakernas. Acara besar ini sudah di depan mata, dan sorotan utama tertuju pada satu nama: Joko Widodo. Ya, Presiden ketujuh Republik Indonesia itu dijadwalkan hadir besok.
Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, bicara blak-blakan. Menurutnya, Rakernas dengan tema 'PSI Rumah Bersama: Politik Terbuka, Kerja Nyata untuk Indonesia' ini jauh dari sekadar seremoni belaka. Ini momentum titik balik. "Kita ingin berubah dari partai yang populer di media, jadi partai yang betul-betul berakar di masyarakat," ujarnya.
"Jargon 'Menguatkan Barisan' itu bukan slogan kosong," tegas Ahmad Ali, Rabu (28/1/2026).
"Besok saya akan sampaikan tegas, penguatan infrastruktur partai sampai ke bawah itu harga mati. Gak bisa lagi cuma andalkan popularitas."
Di sisi lain, ada angin segar yang dirasakan partai di awal tahun. Bergabungnya sejumlah aktivis berpengalaman disebut Ali sebagai 'kado istimewa'. Ia melihatnya sebagai bukti keseriusan PSI mengumpulkan amunisi politik yang mumpuni.
"Energi baru itu nyata. Ini bukan kebetulan, tapi hasil komunikasi panjang dan visi yang sejalan. Mereka amunisi berpengalaman yang siap perkuat struktur. Kehadiran mereka bukti PSI serius bangun kekuatan, nggak cuma di udara, tapi harus mengakar kuat di darat," paparnya.
Artikel Terkait
Kroasia Tolak Ajakan Trump Bergabung dengan Dewan Perdamaian
Sirine Banjir Bekasi Berdentang di Tengah Malam, Ini Penjelasan Wali Kota
Komisi Yudisial Dorong Pemecatan Tiga Hakim Terkait Pelanggaran Etik Berat
Kembali Tergenang, Air di Kebon Pala Capai 90 Cm Usai Siaga Tiga Katulampa