Panggung Musik Timur: Pemerintah Dengar Langsung Suara Para Musisi

- Rabu, 28 Januari 2026 | 12:05 WIB
Panggung Musik Timur: Pemerintah Dengar Langsung Suara Para Musisi

Dan masukan itu pun mengalir. FGD itu sendiri memang dirancang sebagai wadah partisipatif. Suara dari lapangan terdengar jelas. Musisi asal Gorontalo, Echo Show, misalnya, mengusulkan perlunya sebuah "rumah" untuk musik Indonesia Timur, terutama dalam hal pengelompokan genre.

Sementara dari Ambon, Hany Patikawa punya ide lain. Ia mengusulkan adanya malam penghargaan khusus bagi musisi kawasan Timur, dengan identitas dan penamaan yang khas.

Menanggapi usulan-usulan itu, Giring Ganesha menegaskan peran negara sebagai fasilitator. Ia terbuka dengan kemungkinan terbentuknya genre baru.

Dukungan lebih lanjut, menurutnya, akan diwujudkan melalui program Manajemen Talenta Nasional. Program ini dirancang untuk mempertemukan seniman dengan para profesional di bidangnya.

Acara yang juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan publik figur seperti Deddy Corbuzier ini, pada akhirnya, adalah langkah awal. Intinya adalah membangun kolaborasi. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, musisi, pelaku swasta, dan tentu saja, masyarakat. Dari sini, diharapkan peta jalan yang komprehensif dan aplikatif untuk musik Indonesia Timur bisa benar-benar terwujud. Jalan masih panjang, tapi setidaknya diskusi telah dimulai.


Halaman:

Komentar