Belakangan ini, sejumlah kader NasDem ramai-ramai memutuskan untuk hengkang dan bergabung dengan PSI. Fenomena ini tentu mengundang tanya: apa pengaruh pentolan mereka, Ahmad Ali atau yang akrab disapa Mad Ali, yang lebih dulu pindah ke partai kaos merah itu?
Menurut sejumlah saksi, pergerakan ini bukanlah kebetulan. Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), punya analisis menarik. Ia meyakini bahwa perpindahan massal itu tak lepas dari sosok Mad Ali.
"Itu Ahmad Ali Effect," ujar Adi, Rabu lalu.
"Beberapa kader NasDem yang masuk ke PSI itu kan satu mazhab dengan dia. Sudah rahasia umum. Makanya, wajar kalau setelah Ahmad Ali keluar, yang segaris dengannya ikut hijrah juga," lanjutnya.
Isu terbaru menyebut Rusdi Masse, kader NasDem lainnya, juga bakal menyusul. Adi memperkirakan ini belum berakhir. Setelah Rusdi, bisa saja muncul nama-nama lain yang ikut angkat kaki.
Artikel Terkait
Polisi London Selidiki Seruan Kematian untuk IDF yang Dipimpin Rapper di Aksi Al-Quds Day
Korban Tewas Serangan Israel di Lebanon Capai 886 Jiwa, Termasuk 111 Anak-anak
Pemudik Perlu Tahu, Ini Perbedaan Rest Area Tipe A, B, dan C di Tol
Golkar Tanggapi Usulan WFH PNS: Dukung Penghematan, Khawatirkan Pelayanan Publik