Dia menambahkan, langkah yang sudah diambil adalah pendekatan kekeluargaan.
"Kami berusaha menemui pedagang es atas nama Bapak Sudrajat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan melalui jalur dialog yang sejuk," imbuhnya.
Di sisi lain, TNI juga punya harapan agar semuanya cepat reda. "Diharapkan tidak ada tuntutan atau konflik berkepanjangan yang timbul setelah pertemuan tersebut," pungkas Donny. Soal dugaan spons dalam es kue itu, rupanya hanya memicu kesalahpahaman yang kini coba didamaikan.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka