Dia menambahkan, jangan sampai hak itu justru tertahan. Para nakes ini dulu berada di garda terdepan, berjuang ketika situasi sangat sulit. Menahan hak mereka jelas terasa tidak adil.
Menyikapi hal ini, Komisi V tidak tinggal diam. Rifky menyebut pihaknya akan segera memanggil Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan juga manajemen RSUD Banten. Tujuannya jelas: untuk meminta penjelasan dan menggali akar persoalan.
"Kami dalam waktu dekat akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Direktur RSUD Banten," katanya.
Di sisi lain, Rifky berharap masalah ini cepat selesai. Kalau dibiarkan, bisa timbul saling curiga antara tenaga kesehatan dan pihak rumah sakit. Situasi seperti itu ujung-ujungnya hanya akan merugikan.
"Jangan sampai menjadi polemik dan akhirnya menghambat pelayanan," pungkasnya.
Artikel Terkait
TNI AD Klarifikasi Keributan Bhabinsa dan Pedagang Es Kue: Cuma Salah Paham
Polisi Turun ke Pantai Tebing Tinggi, Lima Karung Sampah Plastik Berhasil Dunguti
Dari Nelayan ke Pemberdaya: Kisah Tika Wulandari yang Mengubah Nasib Keluarga dan Nelayan Sekampung
Havas Tegaskan Palestina Terlibat dalam Dewan Perdamaian Baru, Kritik Kinerja DK PBB