Namun begitu, soal layanan kesehatan, ada pekerjaan khusus yang dikebut. Dody mengaku mendapat permintaan langsung dari Menteri Kesehatan untuk menyiapkan puskesmas darurat di dua lokasi.
“Ini kami targetkan puskesmas sementaranya bisa selesai paling lambat sebelum bulan Ramadan 2026 atau sebelum tanggal 15 Februari 2026,” tegasnya.
“Untuk pekerjaan puskesmas yang permanen, kami harapkan di akhir 2026 bisa kami selesaikan yang dua ini,” sambung dia.
Secara keseluruhan, progres rehabilitasi infrastruktur pascabencana tercatat sudah mencapai sekitar 23%. Angka itu mungkin belum besar, tapi Dody menyebut ada prioritas yang sedang digarap serius: jaringan irigasi ke area persawahan. Perbaikan di sektor ini dinilai krusial untuk menggerakkan kembali roda pertanian warga, tentu dengan koordinasi ketat bersama Kementerian Pertanian.
Artikel Terkait
Polisi London Selidiki Seruan Kematian untuk IDF yang Dipimpin Rapper di Aksi Al-Quds Day
Korban Tewas Serangan Israel di Lebanon Capai 886 Jiwa, Termasuk 111 Anak-anak
Pemudik Perlu Tahu, Ini Perbedaan Rest Area Tipe A, B, dan C di Tol
Golkar Tanggapi Usulan WFH PNS: Dukung Penghematan, Khawatirkan Pelayanan Publik