Di gedung DPR Senayan, suasana Selasa siang itu cukup ramai. Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, sempat diwawancarai soal kabar sejumlah kadernya yang hengkang ke Partai Solidaritas Indonesia. Tanggapannya? Cukup santai dan penuh toleransi.
"Ya, itu kan hak dan pilihan masing-masing," ujar Saan.
Dia menegaskan, pihaknya tentu saja menghormati pilihan politik siapa pun. Nada bicaranya tenang, tanpa kesan gusar.
Menurut Saan, NasDem sebenarnya selalu berupaya menciptakan rasa nyaman bagi para kadernya. Tapi ya, kalau ada yang merasa lebih cocok di partai lain, mereka tak mungkin dipaksa bertahan. "Kita juga nggak bisa apa-apa menahan," katanya sambil menghela napas. "Tapi kita tetap menghargai pilihan."
Artikel Terkait
Kunjungan Rahasia AS ke Ushuaia Picu Kecurigaan dan Debat Kedaulatan
BMKG Ungkap Upaya Hujan Buatan Gagal Cegah Longsor Cisarua
Atap Ambruk di Bogor, Satu Keluarga Mengungsi Usai Hujan Deras
Saksi Sidang Chromebook Buka Suara: Survei Harga Rp 5-8 Juta, di Marketplace Cuma Rp 3,3 Juta