Sejak sore tadi, suasana di kantor sebuah koperasi di Desa Semampir, Pati, tampak tak biasa. Orang-orang berrompi KPK terlihat sibuk keluar masuk gedung. Ya, Komisi Pemberantasan Korupsi lagi melakukan penggeledahan. Operasi ini terkait dengan kasus yang menjerat Bupati Pati nonaktif, Sudewo.
Pantauan di lokasi dimulai sekitar pukul lima sore. Prosesnya berlangsung lama. Beberapa orang tampak silih berganti dipanggil masuk. Yang menarik perhatian, petugas beberapa kali membawa keluar koper dari dalam ruangan.
Menurut sejumlah saksi, aksi petugas baru berakhir lewat pukul delapan malam. Saat meninggalkan lokasi, mereka membawa serta tiga koper dan satu kardus. Ternyata, sebelumnya sudah ada dua kardus lain yang lebih dulu dimasukkan ke mobil.
Di sisi lain, kerumunan warga pun tak terhindarkan. Rasa penasaran mengundang banyak orang datang, ingin menyaksikan langsung proses hukum ini. Saat petugas berjalan menuju mobil, sorak dan teriakan pun sempat terdengar dari kerumunan.
Ini bukan kali pertama KPK turun tangan. Sebelumnya, pada Kamis (22/1), rumah dinas Sudewo juga digeledah terkait dugaan korupsi. Jubir KPK Budi Prasetyo menyebut penggeledahan di Pati ini merupakan bagian dari penyelidikan yang lebih luas di lapangan.
"Penggeledahan di Pati merupakan rangkaian penyelidikan di lapangan," ujar Budi.
Penyitaan barang bukti berupa koper dan kardus itu kini menjadi perhatian. Apa isinya? Hanya waktu dan proses hukum yang akan menjawabnya.
Artikel Terkait
Napak Tilas 10 Perubahan Kurikulum Pendidikan Indonesia dari Era Kemerdekaan hingga Kurikulum Merdeka
KPK Tangkap Lima ASN BPK di OTT Perluasan Kasus Suap Bupati Muara Enim
Komisi XIII DPR Tolak Anggaran KemenHAM, Nilai Lebih Besar Pasak daripada Tiang
Polres Metro Bekasi Selidiki Laporan Dugaan Intimidasi oleh Ketua APDESI Jabar di Pebayuran