Serangan udara Rusia kembali mengguncang Ukraina. Kali ini, korban jiwa dan luka-luka berjatuhan di Kyiv dan Kharkiv. Setidaknya satu orang tewas, sementara dua puluh tiga lainnya mengalami luka-luka dalam serangan terbaru ini.
Status siaga serangan udara masih berlaku di seluruh negeri. Otoritas militer di ibu kota sendiri sudah lebih dulu mengingatkan warganya akan ancaman drone dan rudal balistik yang bisa datang kapan saja.
Lewat aplikasi Telegram, Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko memberikan peringatan keras.
"Kyiv berada di bawah serangan musuh besar-besaran. Jangan meninggalkan tempat perlindungan!" tulisnya.
Menurut Klitschko, beberapa bangunan non-perumahan ikut terkena imbas. Kebakaran dilaporkan terjadi di sejumlah lokasi akibat puing-puing drone yang jatuh. Gangguan pada layanan pemanas dan air di beberapa bagian ibu kota pun tak terhindarkan.
Artikel Terkait
Banjir Bandang Sapu Tiga Kabupaten di Lereng Slamet, Korban Jiwa dan Wisata Guci Rusak
GSM Lampaui Kewajiban, Rehabilitasi DAS Gorontalo Capai 1.089 Hektare
Anggaran Riset Pertanian Menyusut, Inovasi Mandek di Rak Laboratorium
Jakarta Tenggelam: 45 RT dan Sejumlah Jalan Masih Terendam Banjir