Hujan deras mengguyur kawasan Gunungputri dini hari itu. Dan sekitar pukul lima pagi, terdengar suara gemuruh dari SMA Negeri 2 setempat. Bukan gemuruh petir, melainkan suara atap sekolah yang ambruk menimpa tiga ruang kelas di lantai dua.
Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra, mengonfirmasi kejadian itu. Ia menjelaskan kronologinya berdasarkan rekaman CCTV.
"Betul, yang ambruk bagian atap di SMA Negeri 2 Gunungputri. Jadi bangunannya dua lantai, yang ambruk itu atap di lantai dua. Ada tiga kelas yang rusak," kata Udin.
"Berdasarkan CCTV sekolah, kejadiannya itu jam 04.50 WIB. Baru diketahui pagi sekitar jam 06.00 WIB," imbuhnya.
Untungnya, peristiwa ini terjadi saat libur akhir pekan dan dini hari. Tak ada korban jiwa. Tim BPBD Kabupaten Bogor pun langsung bergerak ke lokasi untuk menangani situasi. Menurut M Adam Hamdani dari BPBD, yang ambruk hanya bagian atapnya, sementara struktur bangunan utama masih berdiri. Sekolah terpaksa diliburkan sementara.
Artikel Terkait
Longsor Eks TPA Cibinong Tumpahkan Material ke Sungai Ciliwung
Tito Karnavian Tinjau SD Terdampak Banjir di Tapteng, Janjikan Bantuan Peralatan Sekolah
Ayah di Siak Terekam Tendangi Kepala Anak Balita, Motifnya Gagal Minta Uang
Serangan Rusia Hantam Kyiv dan Kharkiv, Korban Jiwa Berjatuhan