Modus Proyek Fiktif yang Menjebak
Sebelum penggeledahan, Bareskrim sebenarnya sudah mengendus indikasi kecurangan. Kasusnya berawal dari gagal bayar platform investasi DSI kepada para lender atau pemberi pinjaman. Modusnya ternyata cukup cerdik, meski licik.
"Salah satunya dengan modus proyek fiktif," kata Ade Safri saat jumpa pers di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Ia memaparkan, data peminjam atau borrower yang sudah ada digunakan kembali. Bedanya, data itu dilekatkan pada proyek-proyek baru yang sebenarnya tidak nyata.
"Borrower yang tidak dikonfirmasi ulang oleh PT DSI, dipakai lagi untuk proyek fiktif buatan mereka," jelasnya.
Akibatnya, para lender pun tertarik. Mereka melihat ada proyek yang tampak legit dan membutuhkan dana, lalu memutuskan untuk menanamkan uang. Tanpa mereka sadari, semuanya hanya ilusi yang dirancang rapi.
Artikel Terkait
Longsor Eks TPA Cibinong Tumpahkan Material ke Sungai Ciliwung
Tito Karnavian Tinjau SD Terdampak Banjir di Tapteng, Janjikan Bantuan Peralatan Sekolah
Ayah di Siak Terekam Tendangi Kepala Anak Balita, Motifnya Gagal Minta Uang
Serangan Rusia Hantam Kyiv dan Kharkiv, Korban Jiwa Berjatuhan