Puing Pesawat di Bulusaraung Tak Akan Dievakuasi Seluruhnya

- Jumat, 23 Januari 2026 | 23:40 WIB
Puing Pesawat di Bulusaraung Tak Akan Dievakuasi Seluruhnya

Operasi pencarian dan evakuasi korban di Gunung Bulusaraung memang sudah berakhir. Tapi, bagaimana dengan serpihan pesawat ATR 42-500 yang masih berserakan di lereng gunung? Rupanya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tidak berencana untuk mengangkut semua puing-puing itu turun dari gunung.

Kepala Basarnas, Marsdya Mohammad Syafii, menjelaskan alasannya. Menurutnya, fokus utama kini adalah mendukung penyelidikan yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Artinya, hanya komponen-komponen kunci yang dianggap penting untuk mengungkap penyebab kecelakaan yang akan dievakuasi.

"Dari KNKT sudah menyampaikan, dengan bukti black box yang ditemukan dan beberapa komponen pesawat yang sudah kita serahterimakan, sementara ini dianggap cukup," ujar Syafii dalam sebuah konferensi pers, Jumat (23/1/2026).

"Jadi, bukti-bukti itu sudah memadai untuk ditindaklanjuti dengan investigasi mendalam," lanjutnya.

Syafii mengakui, mengangkut seluruh serpihan dari medan terjal Gunung Bulusaraung adalah hal yang hampir mustahil. Namun begitu, Basarnas tetap siaga. Mereka siap turun tangan jika nantinya KNKT membutuhkan bantuan untuk mengambil bagian tertentu yang masih sangat diperlukan.


Halaman:

Komentar